LUTIM – Sebuah mobil jenis Grand Max yang diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) subsidi ilegal ludes terbakar di Jalan Harapan, Malili, Luwu Timur, Rabu (18/2/2026) sekira pukul 16.05 WITA.
Kebakaran terjadi saat mobil tersebut melaju dari arah Kota Malili. Api tiba-tiba muncul dan dengan cepat membesar, diduga akibat muatan BBM yang sangat mudah terbakar.
Saksi mata di lokasi menyebut, kendaraan itu membawa solar dan pertalite dalam jumlah besar.
“Mobil itu dari arah kota, tiba-tiba terbakar. Sopirnya langsung belok menjauh dari rumah warga supaya tidak merembet, tapi apinya sudah besar sekali,” ujar seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, mobil tersebut diduga milik seseorang berinisial YG. Kendaraan itu dilaporkan mengangkut sekitar 30 jerigen BBM subsidi, diperkirakan lebih dari satu ton.
BBM tersebut diduga hendak diselundupkan ke wilayah Sulawesi Tenggara.
Saat api berkobar, sopir Grand Max tersebut justru melarikan diri dan meninggalkan kendaraan yang terbakar.
Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Luwu Timur turun ke lokasi dan berhasil menjinakkan api setelah berjibaku beberapa saat. Namun, seluruh muatan BBM beserta kendaraan hangus tak tersisa.
Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi penegakan hukum di wilayah tersebut. Aksi pengangkutan dan dugaan penyelundupan BBM subsidi di Luwu Timur dinilai semakin nekat.
Kebakaran ini menjadi bukti praktik ilegal itu masih berlangsung terang-terangan, bahkan di jalan utama. (*)







Komentar